Tutorial Install CasaOS Server BFC
Panduan Instalasi Xubuntu
Dokumen ini memberikan langkah-langkah untuk menginstal Xubuntu, salah satu varian ringan dari Ubuntu yang menggunakan lingkungan desktop XFCE.
Persyaratan Sistem Minimum
- CPU: 1 GHz
- RAM: 1 GB (minimal), 2 GB atau lebih disarankan
- Penyimpanan: 8 GB (minimal), 20 GB atau lebih disarankan
- USB Drive: 4 GB atau lebih untuk media instalasi
Langkah 1: Unduh ISO Xubuntu
- Kunjungi situs resmi Xubuntu:
https://xubuntu.org/download - Pilih versi terbaru LTS (Long Term Support) untuk stabilitas jangka panjang.
- Unduh file
.iso.
Langkah 2: Buat USB Bootable
Gunakan salah satu software berikut:
Windows
- Rufus
- Unduh dari https://rufus.ie
- Masukkan USB drive
- Pilih ISO Xubuntu yang diunduh
- Klik "Start" dan tunggu proses selesai
Linux
- Balena Etcher
bash sudo apt install balena-etcher-electronAtau unduh dari https://www.balena.io/etcher
Langkah 3: Boot dari USB
- Masukkan USB ke komputer target
- Nyalakan ulang dan masuk ke BIOS/UEFI (biasanya dengan menekan
F2,F12,Del, atauEsc) - Atur urutan boot agar USB drive berada di urutan pertama
- Simpan perubahan dan keluar
Langkah 4: Instalasi Xubuntu
- Pilih "Install Xubuntu" saat menu boot muncul
- Pilih bahasa dan layout keyboard
- Pilih opsi instalasi:
- "Erase disk and install Xubuntu" (untuk instalasi bersih)
- "Install alongside" (jika ingin dual boot)
- Atur zona waktu
- Buat akun pengguna dan password
- Tunggu hingga proses instalasi selesai
- Setelah selesai, klik Restart Now dan cabut USB saat diminta
Langkah 5: Pasca Instalasi (Opsional)
Update sistem
sudo apt update && sudo apt upgrade -y
Instal software tambahan
sudo apt install git curl build-essential gnome-software
Troubleshooting
- Jika instalasi gagal, pastikan:
- ISO tidak korup (verifikasi checksum)
- USB tidak bermasalah
- RAM dan penyimpanan cukup
- Coba boot dengan mode "safe graphics" jika tampilan bermasalah
Panduan Instalasi CasaOS
CasaOS adalah sistem operasi berbasis web untuk pengelolaan server rumah (home server) yang ringan, open-source, dan mudah digunakan. Cocok dijalankan di perangkat seperti Raspberry Pi, mini PC, atau server lama.
Persyaratan Sistem
- OS: Ubuntu/Debian (direkomendasikan Ubuntu 20.04+ atau Debian 11+) *note: Kita menggunakan Xubuntu
- CPU: 64-bit (x86_64 atau ARM64)
- RAM: Minimal 2 GB
- Storage: Minimal 16 GB ruang kosong
- Akses: Internet dan hak akses root/sudo
Langkah 1: Update Sistem
sudo apt update && sudo apt upgrade -y
Langkah 2: Instalasi CasaOS
Jalankan perintah berikut:
curl -fsSL https://get.casaos.io | sudo bash
Skrip ini akan: - Menginstal dependensi - Menyiapkan Docker & Docker Compose - Menjalankan layanan CasaOS
Langkah 3: Akses Web UI
- Setelah instalasi selesai, buka browser
- Akses alamat IP lokal perangkat Anda, contoh:
http://localhost/ - Ikuti wizard pengaturan awal
Langkah 4: Pengelolaan Aplikasi
CasaOS menyediakan antarmuka web untuk: - Menambah/menghapus aplikasi berbasis Docker - Menyimpan data (file manager, Samba share, dll) - Memantau performa sistem
Langkah 5: Instal Aplikasi Tambahan
Buka tab App Store di UI CasaOS dan instal aplikasi populer seperti: - Cloudflared #ini untuk publish server - FileBrowser #ini untuk akses file via browser - ttydBridge #ini untuk akses terminal via browser
Uninstall CasaOS (Opsional)
sudo /opt/casaos/uninstall.sh
Troubleshooting
- Pastikan port 80 tidak digunakan aplikasi lain
- Gunakan
docker psuntuk mengecek kontainer berjalan - Cek log CasaOS:
bash journalctl -u casaos -f
Panduan Instalasi Screen
Screen adalah utilitas terminal yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan sesi shell terpisah dan mengelola banyak jendela dalam satu jendela terminal. Ini sangat berguna untuk menjalankan aplikasi di latar belakang dan menjaga aplikasi aktif meskipun sesi SSH terputus.
Persyaratan Sistem
- OS: Ubuntu/Debian (direkomendasikan Ubuntu 20.04+ atau Debian 11+) *note: Kita menggunakan Xubuntu
- Akses: Internet dan hak akses root/sudo
Langkah 1: Update Sistem
Pertama, pastikan sistem Anda diperbarui:
sudo apt update && sudo apt upgrade -y
Langkah 2: Instalasi Screen
Jalankan perintah berikut untuk menginstal screen:
sudo apt install -y screen
Menyimpan dan Menutup Sesi
Untuk menutup sesi screen, Anda dapat keluar dengan menggunakan kombinasi tombol:
- Tekan
Ctrl + A, laluDuntuk melepaskan sesi (detach).
Melihat Sesi Screen yang Aktif
Untuk melihat daftar sesi screen yang sedang berlangsung, gunakan perintah:
screen -ls
Mengembalikan Sesi Screen
Untuk kembali ke sesi screen yang sudah ada, gunakan perintah:
screen -r <ID_Sesi>/<Nama_Sesi>
Ganti <ID_Sesi> dengan ID sesi yang ingin Anda kembalikan.
Mengakhiri Sesi Screen
Saat Anda dalam sesi screen, Anda dapat menutup jendela dengan mengetik:
exit
Jika Anda ingin mengakhiri semua sesi screen, cukup ketik perintah ini pada setiap sesi yang sedang berjalan.
Kombinasi Tombol Penting
| Kombinasi | Fungsi |
|---|---|
Ctrl + A, D |
Detach dari sesi |
Ctrl + A, C |
Buat jendela baru |
Ctrl + A, N |
Pindah ke jendela berikut |
Ctrl + A, P |
Pindah ke jendela sebelumnya |
Ctrl + A, K |
Tutup jendela saat ini |
Troubleshooting
- Jika Anda tidak dapat menemukan sesi screen, pastikan sesi tersebut belum terputus. Gunakan
screen -lsuntuk memeriksa sesi aktif. - Jika screen tidak terinstal, pastikan Anda menggunakan perintah instalasi dengan sudo untuk memiliki hak akses yang diperlukan.
Panduan Instalasi noVNC Menggunakan x11vnc
noVNC adalah solusi VNC yang berbasis web yang memungkinkan akses jarak jauh ke desktop Linux Anda melalui browser. Dalam panduan ini, kita akan menggunakan x11vnc sebagai server VNC.
Persyaratan Sistem
- OS: Ubuntu/Debian (direkomendasikan Ubuntu 20.04+ atau Debian 11+) *note: Kita menggunakan Xubuntu
- CPU: 64-bit (x86_64 atau ARM64)
- RAM: Minimal 1 GB
- Storage: Minimal 1 GB ruang kosong
- Akses: Internet dan hak akses root/sudo
Langkah 1: Update Sistem
Pertama, pastikan sistem Anda diperbarui:
sudo apt update && sudo apt upgrade -y
Langkah 2: Instalasi x11vnc dan noVNC
Jalankan perintah berikut untuk menginstal x11vnc dan noVNC:
sudo apt install -y x11vnc novnc
Langkah 3: Konfigurasi x11vnc
- Setel Password untuk Akses VNC:
Buat password untuk akses VNC:
bash
x11vnc -storepasswd
Ikuti instruksi untuk menyimpan password di ~/.vnc/passwd.
- Jalankan x11vnc:
Buat screen baru dengan cara:
bash screen -S vnc
Jalankan x11vnc dengan perintah berikut menggunakan opsi yang sesuai:
bash
x11vnc -usepw -forever -display :0 -auth /home/adminn/.Xauthority
atau
bash
x11vnc -usepw -forever -display :0 -auth guess
Keluar dari screen
- Tekan Ctrl + A, lalu D untuk melepaskan sesi (detach).
Keterangan:
- -display :0 menandakan display X yang digunakan.
- -usepw akan meminta password yang telah Anda atur sebelumnya.
- -forever agar server tetap berjalan meskipun klien terputus.
- -display :0 untuk menampilkan display yang pertama.
- -auth /home/adminn/.Xauthority untuk mengakses sistem dengan otoritas adminn.
- -auth guess untuk mengakses sistem dengan mode tamu.
Langkah 4: Akses noVNC
- Setelah x11vnc berjalan, lakukan hal ini:
Buat screen baru dengan cara:
bash screen -S vnc1
Kemudian jalankan perintah berikut:
bash
/usr/share/novnc/utils/novnc_proxy --vnc localhost:5900
Pastikan Anda mengganti localhost:5900 sesuai dengan alamat VNC yang Anda gunakan.
- Buka browser dan akses noVNC:
http://localhost:6080/vnc.html
- Masukkan password yang telah Anda buat untuk mengakses desktop.
Troubleshooting
- Pastikan x11vnc berjalan dengan benar tanpa kesalahan.
- Periksa apakah port 5900 digunakan oleh x11vnc:
bash netstat -tuln | grep 5900 - Jika tidak dapat mengakses, pastikan firewall Anda tidak memblokir port yang diperlukan.
Panduan Setup Cloudflare Tunnel Menggunakan CasaOS
Cloudflare Tunnel (sebelumnya dikenal sebagai Argo Tunnel) memungkinkan Anda untuk menghubungkan aplikasi Anda ke Cloudflare secara aman tanpa memerlukan alamat IP publik. Panduan ini menjelaskan cara melakukan setup Cloudflare Tunnel menggunakan CasaOS.
Persyaratan
- Akun Cloudflare: Pastikan Anda memiliki akun Cloudflare dan domain yang sudah dikonfigurasi.
- CasaOS: Pastikan Anda telah menginstal CasaOS di server Anda.
Langkah 1: Masuk ke Dashboard Cloudflare
- Buka Dashboard Cloudflare.
- Masuk menggunakan kredensial akun Anda.
Langkah 2: Pilih Domain
- Di dashboard, pilih domain yang ingin Anda gunakan untuk setup Cloudflare Tunnel.
- Anda akan diarahkan ke halaman pengaturan domain.
Langkah 3: Akses Cloudflare Tunnel
- Pada menu sebelah kiri, cari opsi "Access".
- Di dalam sub-menu, klik pada "Tunnels".
Langkah 4: Buat Tunnel Baru
- Klik tombol "Create a Tunnel".
- Berikan nama untuk tunnel Anda, misalnya “MyAppTunnel”. note: Kita menggunakan nama server*
- Klik tombol "Create" untuk melanjutkan.
Langkah 5: Salin Token dan Jalankan Cloudflare Tunnel di CasaOS
- Salin Token Tunnel: Setelah tunnel dibuat, Anda akan diberikan token tunnel di dashboard Cloudflare. Token ini akan terlihat seperti ini:
eyJ...your_tunnel_token_here...XYZ
-
Buka CasaOS: Masuk ke antarmuka web CasaOS Anda, kemudian buka cloudflare.
-
Paste token dari cloudflare
Langkah 6: Konfigurasi Hostname Tunnel
- Kembali ke dashboard Cloudflare dan buka tab "Hostname" untuk tunnel yang baru saja Anda buat.
- Klik "Add a Hostname".
- Masukkan subdomain yang ingin Anda gunakan website yang ingin dipublish, contoh:
server. *note: Sesuaikan dengan kebutuhan Anda, dikarenakan untuk website publish CasaOSnya, kita menggunakan subdomain server. - Pilih domain yang sebelumnya didaftarkan.
- Pilih type HTTP. *note: Sesuaikan dengan kebutuhan Anda, dikarenakan untuk website kita menggunakan HTTP.
- Masukkan URL dari website yang ingin dipublish, dikarenakan kita mempublish CasaOS masukkan URL: localhost. *Sesuaikan dengan kebutuhan
- Klik "Save" untuk menyimpan pengaturan.
Langkah 7: Uji Tunnel
- Buka browser Anda dan masukkan domain Anda. *note : Tambahkan subdomain yang disetting pada hostname, contoh:
server.domain.com. - Anda harus dapat mengakses aplikasi yang terhubung melalui Cloudflare Tunnel.
Troubleshooting
-
Jika Tunnel Tidak Terhubung: Pastikan token yang diinput pada cloudflare CasaOS benar.
-
Firewall: Pastikan firewall tidak menghalangi koneksi yang diperlukan untuk Cloudflare Tunnel.